Posts

Pasca Teater

Guten Morgen ^^ Untuk pertama kalinya aku ngeblog dari meja makan dengan segelas susu hangat, susu hangat rasa coklat, kesukaanku! Setelah pekan-pekan sibuk ujian dan tugas, hari ini 21 Desember, adalah hari yang benar-benar I FEEL FREEEEEEEEE!!! Inilah "I Feel Free" yang sebenarnya. Eits, sebetulnya belum juga sih, karena masih ada momen pembagian rapor yang....... ya gitu deh. But, why worry when we know how to pray? Okay, this is the story, check it out! Postingan ini permintaan DW loh, kurang lebih gini "ntar foto-fotonya diposting di blog dengan kata fotografer: Diky Wahyudi " Sip sip, foto-fotonya nyusul di galeri postingan selanjutnya. Foto oleh Diky Wahyudi, sang fotografer handal nan profesional. Sehaaaa~

ESAIS – Day 2 & 3

Image
Hari kedua aku mengikuti pelatihan menulis esai ini, kegiatannya adalah bedah naskah esai. Kegiatan yang mengasikkan sekali ketika harus membedah karyaku. Esai yang aku tulis sudah memenuhi syarat bagaimana sebuah karya dikatakan sebuah esai. Namun, dua kesalahan fatal yang aku lakukan adalah menyebutkan “Minangkabau” dengan kata “Minang”, dan memulai sebuah kalimat dengan kata hubung: maka, dan, sehingga, tapi, dll.   

ESAIS – Day 1

Image
“Kalo saya, saya mengunjungi seluruh negeri ini karena tulisan saya. Kalo saya sih,” --Darman Moenir.(Darman Moenir adalah seorang sastrawan Indonesia yang rutin menerbitkan karya di Majalah Horison – Horison adalah targetku untuk menerbitkan tulisan yang masih belum kesampean, aku masih belum kesampean, nah Bapak Barman Moenir? Rutin!)   Yap! Kalo saya juga gitu pak! Serius aku juga gitu loh, aku kesana-sini, nginap disana-sini, di hotel berbintang, karena tulisanku. Bahkan, pernah suatu ketika, orang-orang harus bersaing sengit untuk lulus 50 besar agar bisa nginap di asrama SMA N Agam Cendekia yang semi militer, nah aku? Nginap cuma-cuma hanya karena jadi finalis karya esai. Alhamdulillah … Eits, ini bukan bakat!!

Guru pun Perlu Disiasati

Image
Pernah tidak, kamu menyusun strategi untuk menghadapi guru mata pelajaran tertentu? Gak gaul kalo gak pernah! Gituuuu :D Secara teoritis, yang membuat seorang siswa menyusun strategi khusus untuk menghadapi guru tertentu adalah tentang siswa itu sendiri atau memang tentang gurunya. Tentang siswa: siswanya yang tidak taat aturan (tidak mengerjakan tugas misalnya), atau tentang gurunya: marah-marah gajelas... Tapi sejauh ini gak ada ya guru yang marah-marah gajelas, paling juga marahnya gara-gara siswa. Jadi, kesimpulannya, seorang guru tergantung siswanya! First , untuk guru-guru muda (biasanya guru magang atau guru honor), ini adalah jenis guru terfavorit di kalangan siswa. Guru muda itu bawaannya easy going, selama itu tidak mencemarkan nama baik guru yang bersangkutan.

Teorema Cinta

Cinta. Pramoedya Ananta Toer mengatakan "Tidak ada yang baru dibawah sinar matahari, cintalah yang selalu menarik untuk dibahas". Ini pernyataan yang benar sekali menurutku.  Tanpa cinta segala sesuatunya itu terasa hambar. Terbukti padaku, ketika aku tidak mencintai matematika, pelajaran matematika terasa sangat hambar. Namun, saat aku mencintai pelajaran biologi, pelajaran biologi terasa sangat menarik dan asik sekali. True story! Kali ini, aku akan membahas tentang cinta. Di tulisan-tulisanku selalu ada cinta, ada cinta untuk pembaca. Ah ya, sepertinya reputasi blog ini menjadi turun gara-gara aku yang menuliskan dua orang temanku di postingan sebelumnya. Tapi tidak juga, ternyata bagi beberapa orang, postingan RIFQY dan Si DW itu sangat menarik, karena berisi tentang siklus percintaan mereka. Tuh kan, benar apa yang di katakan Pramoedya A. Toer: "cinta selalu menarik untuk dibahas". HAHAHAHA  Seorang klienku, panggil saja Siti, memiliki kasus yang

Si DW

Image
Nah kan, apa coba yang aku bilang di postingan terakhir? "Akan ada seseorang yang memintaku untuk menulis tentangnya". Yeayy! Firasatku benar 1000% :D request kali ini datang dari temanku DW, itu tuh yang sempat ngelantur di postingan Rifqy hahaha Hmmm anyway sebenarnya DW gak minta aku buat post tentang dia, sama sekali enggak, tapi aku anggap dia telah memintaku untuk menuliskan tentangnya. Anggap aja gitu.  Sejujurnya tadi DW cuma minta "Post yang lain", itu aja, tapi bagiku thats mean DW bilang "Post juga tentangku" hahahahaha Eh ini ada yang nanya aku nonton MotoGP apa kagak nih,

RIFQY

“Singkatnya nama yang   dimiliki sama sekali tidak dapat menggambarkan berapa tinggi pemilik nama tersebut.” terbukti pada rifqy, sekalipun namanya singkat, tapi bukan berarti tubuhnya kurang panjang/kurang tinggi. Bagi rifqy, panjang nama dengan panjang tubuh itu berbanding terbalik . Jalul, begitu panggilan cowok yang hobi memiringkan hp nya yang berjaringan (karena ia sedang bermain coc). Terjebak coc dan get rich, rifqy telah teramat sering berurusan dengan penegak hukum dalam perkara yang sama (re: terkena tilang).  Entah apa yang salah padanya, ketika orang-orang lolos dari penilangan, rifqy tetap saja terjerat penilangan. -- Barangkali wajah yang rifqy miliki teramat mirip dengan tersangka pembegalan? Maybe! er i ef qyu y - rifqy. rifqy pake qyu bukan pake ka,